Tampilkan postingan dengan label buku bernilai jual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku bernilai jual. Tampilkan semua postingan

Dalam Menulis, Tentukan Target Market Pembaca

5/14/2017 Add Comment

Sebelum Anda menulis, ada baiknya jika memikirkan terlebih dahulu target market seperti apa yang ingin Anda tuju. Misalkan Anda ingin buku Anda dibaca oleh remaja wanita, atau oleh anak-anak, atau oleh orang yang memiliki hobi atau profesi tertentu, dan lain sebagainya. 

Dengan menentukan target market juga berpengaruh dalam penentuan judul buku, subjudul, hingga isi buku tersebut dan cara penulisannya.

Dalam menentukan target market pembaca, sebaiknya ditentukan secara spesifik dan jelas, jangan terlalu umum atau membuat calon pembaca bingung. Karena jika target marketnya spesifik akan meningkatkan keinginan orang-orang dengan target market tertentu untuk membeli buku tersebut.

Tapi jika target marketnya tidak jelas, misalkan Anda menulis buku dengan judul “Panduan Belajar Bahasa”, maka siapa yang mau membeli buku tersebut? Mereka akan bingung apakah buku itu membahas tentang panduan belajar bahasa asing? Kalau bahasa asing apakah bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Mandarin, atau apa? Atau mungkin buku itu membahas panduan  bahasa pemrograman?

Maka buatlah target market yang spesifik. Misalkan jika Anda mahir bahasa Mandarin, Anda bisa membuat buku Panduan Belajar Bahasa Mandarin.

Walaupun dalam menentukan target market pembaca harus spesifik, tapi tentukan target market pembaca yang kira-kira jumlah pembacanya banyak. Jangan menentukan target market pembaca yang jumlah pembacanya kemungkinan sangat sedikit atau tidak ada. Misalnya jika Anda ingin menulis buku Pandauan Belajar Bahasa suku pedalaman Aborigin. Tentu kemungkinan ada yang ingin membaca dan membeli buku tersebut sangat sedikit.

Jadi, prinsip dalam menentukan target market pembaca, yaitu tentukan target market pembaca yang spesifik namun memiliki jumlah pembaca yang banyak.

Lalu apa saja data-data pembaca yang bisa dirumuskan dalam menentukan calon pembaca atau target market pembaca?

Lalu selain menentukan target market pembaca apalagi yang harus dilakukan untuk membuat buku memiliki nilai jual?

Pelajari selengkapnya di > > Jurus Menulis Buku Bernilai Jual

Niatkan Menulis untuk Memberi Manfaat pada Pembaca

5/14/2017 Add Comment

Jangan hanya berniat untuk mengejar uang dari menulis. Tapi sebenarnya uang itu adalah efek samping dari apa yang kita berikan dari tulisan kita.

Jika kita hanya mengejar uang dalam menulis, kita tidak akan bisa menikmati prosesnya. Karena pada dasarnya, menulis itu butuh proses, menerbitkan karya yang kita tulis juga butuh proses, hingga akhirnya kita menerima uang dari apa yang kita usahakan dari tulisan kita.

Pada dasarnya, umumnya sebuah tulisan akan menjadi uang jika tulisan itu dibeli oleh pembacanya, baik berupa buku, ebook, koran, majalah, atau juga jasa penulisan. Nah, pembaca akan membeli tulisan kita karena mereka membutuhkannya, mereka ingin mendapatkan informasi dari tulisan kita, mereka ingin merasakan emosi dari tulisan kita, dan lain sebagainya. Ini berlaku untuk semua tulisan, baik fiksi maupun non fiksi.

Jadi yang perlu menjadi fokus kita terlebih dahulu adalah bukan untuk mengejar uang, tapi untuk menghasilkan tulisan yang bermanfaat bagi pembaca, yang memberikan informasi yang mereka butuhkan, yang mampu membuat pembaca merasakan emosi dari apa yang kita tuliskan, yang membuat pembaca menikmati tulisan kita.

Selain harus diniatkan untuk memberi manfaat pada pembaca, lalu apa lagi hal-hal yang bisa membuat tulisan yang memiliki nilai jual? Pelajari di >> Jurus Menulis Buku Bernilai Jual


Pastikan Naskah Memiliki Nilai Jual, Agar...

5/14/2017 Add Comment

Banyak orang yang suka menulis dan ingin menjadi penulis. Banyak juga yang sudah berusaha keras untuk menulis, menghasilkan karya demi karya, buku demi buku, namun tak kunjung mampu menerbitkan karya-karyanya yang sudah ia buat karena naskahnya selalu ditolak penerbit.

Dan dari sekian banyaknya buku yang terbit hanya sebagian kecil yang benar-benar laris dan menjadi best seller.

Jika naskah Anda ditolak, atau tidak laku bukan berarti naskahnya tidak berkualitas. Karena banyak juga buku yang memiliki kualitas secara penulisan tapi tidak laku.

Agar naskah diterima di penerbit mayor yang harus diperhatikan dari naskah bukan hanya kualitas naskahnya saja, tapi kita juga harus bisa memastikan naskah tersebut memiliki nilai jual. Karena pastinya penerbit ingin buku yang diterbitkan bisa laris, jika tidak, tentu akan mengalami kerugian.

Itu pun berlaku apabila Anda menerbitkan  buku sendiri. Kita harus bisa memastikan naskah bukan hanya memiliki kualitas yang bagus, tapi juga memiliki nilai jual.

Untuk memastikan naskah baik secara penulisan, tidak ada kesalahan secara penulisan, kita bisa belajar dari Panduan Rahasia Edit Naskah yang bisa didapatkan di www.editnaskah.com. Sedangkan untuk bisa menulis naskah yang memiliki nilai jual, Anda akan menemukan jawabannya di Jurus Menulis Buku Bernilai Jual